Sunday, 16 December 2012


PERTAMA:
Umur 1-7 tahun. Pada masa ini, Rasulullah SAW menyuruh kita untuk memanjakan, mengasihi dan menyayangi anak dengan kasih sayang yang tidak berbatas. Biarkan anak-anak bermandikan kasih sayang pada tahap ini.
KEDUA
Umur 7-14 tahun. Pada masa ini Rasulullah SAW menyuruh kita untuk mula menanamkan DISIPLIN kepada anak-anak dengan mengajar dan menyuruh mereka untuk mengerjakan solat. Bahkan apabila umurnya sudah sepuluh tahun, seorang ayah boleh memukul anaknya jika enggan mengerjakan solat.
Rasulullah SAW bersabda. “Perintahkanlah anak-anak kamu untuk sembahyang pada usia tujuh tahun; dan pukullah mereka kerana meninggalkannya pada usia sepuluh tahun; dan pisahkanlah di antara mereka (anak-anak kamu) di dalam tempat tidur.” – Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim
Berdasarkan pakar-pakar jiwa anak, sememangnya pada umur 7-14 tahun ini masa terbaik untuk menanamkan disiplin dan pembentukan sahsiah seorang anak. Pada fasa inilah seorang ayah akan menjadikan anak itu seorang muslim atau Yahudi, Nasrani dan Majusi seperti yang dikatakan oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya bahawa setiap anak yang lahir dalam keadaan suci. Maka, ayah dan ibulah yang akan mencorakkannya.
KETIGA
Umur 14-21 tahun. Pada masa ini orang tua sudah MENUKAR penanaman disiplin dengan cara yang agak KERAS kepada yang RASIONAL. Orang tua sudah semestinya mendidik anak dengan cara menjadikannya sahabat dalam berdiskusi, mengajaknya ikut dalam membincangkan masalah keluarga dan diberikan satu-satu tanggungjawab dalam hal-hal tertentu di rumah. Hal ini penting agar anak berasa dirinya punyai tanggungjawab mengambil berat hal-hal dalam keluarga.
KEEMPAT
Umur lebih 21 tahun. Pada masa ini, orang tua sudah boleh melepaskan anaknya untuk belajar menempuh hidup akan tetapi tetap melihat perkembangannya dan memberikan nasihat serta peringatan-peringatan apabila anak tersalah atau terlupa.
Dalam kehidupan kita sebagai orang Islam, kadang-kadang pendidikan yang diajar oleh Rasulullah SAW itu tidak benar-benar diamalkan, bahkan ramai yang tidak mengamalkannya sama sekali.
Ada orang tua yang terlalu memanjakan anak sehingga umur 14 tahun dan baru mula mengajar dan menyuruhnya solat pada usia mereka 15 tahun sehingga mereka bukan sahaja enggan melakukannya malah marah kepada ibu bapanya. Jika kewajipan yg tertinggi (iaitu solat) yang telah diperintahkan ALLAH SWT Yang Maha Agung diabaikan apatah lagi dengan perintah dan suruhan orang lain termasuk ibu bapanya.
Kesimpulannya, masalah disiplin dan jenayah remaja dan pelajar muslim berkemungkinan terjadi kerana rapuhnya pendidikan iman dan cara didikan yang salah. Sebahagian ibu bapa menafikan hal ini kerana mereka tidak sedar kekerasan dan cara pendidikan yang mereka terapkan kepada anak-anak adalah secara membuta tuli tanpa melihat perkembangan umur anak-anak sehingga anak terasa dizalimi dan seterunya membesar dengan perasaan marah dan dendam kepada ibu bapa.
Sekiranya sebelum ini anda leka….Ianya masih BELUM TERLAMBAT…ajarlah dan ajaklah anak-anak anda untuk SOLAT….kerana ianya kunci bagi segala-galanya permasalah didunia ini…
Sabda Rasulullah SAW : “Solat itu tiang agama, barangsiapa yang mengerjakannya maka ia menegakkan agamanya dan barangsiapa yang meninggalkannya ia meruntuhkan agamanya.” – Hadis riwayat Al-Bahari dan Muslim
Dari Abdullah r.a., sabda Rasulullah SAW yang bermaksud, “Ditegakkan Islam atas lima perkara: pengakuan syahadah iaitu tiada Tuhan yang disembah dengan sebenarnya melainkan ALLAH, pengakuan bahawa Nabi Muhammad itu Rasulullah, mendirikan solat, mengeluarkan zakat, menunaikan fardhu haji dan berpuasa di bulan Ramadhan.” – Hadis Riwayat Muslim

Kenangan irsyad dengan pot2nya...
Kebahagiaan korang kebanggaan mama, sayang.
Sempoga kita bersama2 susah dan senang sampai akhir hayat.
Love u all!

Wah, kalau macam ni tiap2 minggu, mesti kurus.
Berjalan kaki sejauh 6 km.
Paling dikagumi anak-anak la.
Tabik la. he2

Rabu, 5 Disember 2012

Kesan Pembesaran Buah Dada Berlebihan

1.Masalah sakit belakang, leher dan bahu yang kronik 2.Keadaan kesihatan seperti arthritis , fibromyalgi dan masalah tulang belakang 3.Sakit kepala / migrain 4.Kedudukan tubuh yang lemah 5.Sesak nafas 6.Jangkitan bakteria dan ruam di bawah / antara buah dada 7.Kekenduran buah dada 8.Tanda di bahagian tali baju dalam dan boleh menyebabkan kulit melecet 9.Masalah tidur yang tidak selesa 10.Kebas / mencucuk 11.Membataskan pergerakan aktiviti / bersenam
Breast cancer is an uncontrolled growth of breast cells. To better understand breast cancer, it helps to understand how any cancer can develop.
Cancer occurs as a result of mutations, or abnormal changes, in the genes responsible for regulating the growth of cells and keeping them healthy. The genes are in each cell’s nucleus, which acts as the “control room” of each cell. Normally, the cells in our bodies replace themselves through an orderly process of cell growth: healthy new cells take over as old ones die out. But over time, mutations can “turn on” certain genes and “turn off” others in a cell. That changed cell gains the ability to keep dividing without control or order, producing more cells just like it and forming a tumor.
A tumor can be benign (not dangerous to health) or malignant (has the potential to be dangerous). Benign tumors are not considered cancerous: their cells are close to normal in appearance, they grow slowly, and they do not invade nearby tissues or spread to other parts of the body. Malignant tumors are cancerous. Left unchecked, malignant cells eventually can spread beyond the original tumor to other parts of the body.
The term “breast cancer” refers to a malignant tumor that has developed from cells in the breast. Usually breast cancer either begins in the cells of the lobules, which are the milk-producing glands, or the ducts, the passages that drain milk from the lobules to the nipple. Less commonly, breast cancer can begin in the stromal tissues, which include the fatty and fibrous connective tissues of the breast.
Breast Anatomy
Breast AnatomyLarger Version
Over time, cancer cells can invade nearby healthy breast tissue and make their way into the underarm lymph nodes, small organs that filter out foreign substances in the body. If cancer cells get into the lymph nodes, they then have a pathway into other parts of the body. The breast cancer’s stage refers to how far the cancer cells have spread beyond the original tumor (see Stages of Breast Cancer table for more information).
Breast cancer is always caused by a genetic abnormality (a “mistake” in the genetic material). However, only 5-10% of cancers are due to an abnormality inherited from your mother or father. About 90% of breast cancers are due to genetic abnormalities that happen as a result of the aging process and the “wear and tear” of life in general.
There are steps every person can take to help the body stay as healthy as possible and lower risk of breast cancer or a breast cancer recurrence (such as maintaining a healthy weight, not smoking, limiting alcohol, and exercising regularly). Learn what you can do to manage breast cancer risk factors.
Always remember, breast cancer is never anyone's fault. Feeling guilty, or telling yourself that breast cancer happened because of something you or anyone else did, is not productive.

Wednesday, 12 December 2012


Hem... rasanya sikit hari lagi, Mungkin awal tahun depan la. Nak sambung semula ssm stationary supplier. Harap makin banyak permintaan dan mudah2an setahun selepas itu dah boleh buka kedai sendiri. Kawan2 yang dikenali, harap dapat beri sokongan.
Tq

Wednesday, 5 December 2012


What Is Breast Cancer?

Breast cancer is an uncontrolled growth of breast cells. To better understand breast cancer, it helps to understand how any cancer can develop.
Cancer occurs as a result of mutations, or abnormal changes, in the genes responsible for regulating the growth of cells and keeping them healthy. The genes are in each cell’s nucleus, which acts as the “control room” of each cell. Normally, the cells in our bodies replace themselves through an orderly process of cell growth: healthy new cells take over as old ones die out. But over time, mutations can “turn on” certain genes and “turn off” others in a cell. That changed cell gains the ability to keep dividing without control or order, producing more cells just like it and forming a tumor.
A tumor can be benign (not dangerous to health) or malignant (has the potential to be dangerous). Benign tumors are not considered cancerous: their cells are close to normal in appearance, they grow slowly, and they do not invade nearby tissues or spread to other parts of the body. Malignant tumors are cancerous. Left unchecked, malignant cells eventually can spread beyond the original tumor to other parts of the body.
The term “breast cancer” refers to a malignant tumor that has developed from cells in the breast. Usually breast cancer either begins in the cells of the lobules, which are the milk-producing glands, or the ducts, the passages that drain milk from the lobules to the nipple. Less commonly, breast cancer can begin in the stromal tissues, which include the fatty and fibrous connective tissues of the breast.
Breast Anatomy
Breast AnatomyLarger Version
Over time, cancer cells can invade nearby healthy breast tissue and make their way into the underarm lymph nodes, small organs that filter out foreign substances in the body. If cancer cells get into the lymph nodes, they then have a pathway into other parts of the body. The breast cancer’s stage refers to how far the cancer cells have spread beyond the original tumor (see Stages of Breast Cancer table for more information).
Breast cancer is always caused by a genetic abnormality (a “mistake” in the genetic material). However, only 5-10% of cancers are due to an abnormality inherited from your mother or father. About 90% of breast cancers are due to genetic abnormalities that happen as a result of the aging process and the “wear and tear” of life in general.
There are steps every person can take to help the body stay as healthy as possible and lower risk of breast cancer or a breast cancer recurrence (such as maintaining a healthy weight, not smoking, limiting alcohol, and exercising regularly). Learn what you can do to manage breast cancer risk factors.
Always remember, breast cancer is never anyone's fault. Feeling guilty, or telling yourself that breast cancer happened because of something you or anyone else did, is not productive.

Stages of Breast Cancer

StageDefinition
Stage 0Cancer cells remain inside the breast duct, without invasion into normal adjacent breast tissue.
Stage IAThe tumor measures up to 2 cm 
AND 
the cancer has not spread outside the breast; no lymph nodes are involved
Stage IBThere is no tumor in the breast; instead, small groups of cancer cells -- larger than 0.2 millimeter but not larger than 2 millimeters – are found in the lymph nodes 
OR 
there is a tumor in the breast that is no larger than 2 centimeters, and there are small groups of cancer cells – larger than 0.2 millimeter but not larger than 2 millimeters – in the lymph nodes.
Stage IIANo tumor can be found in the breast, but cancer cells are found in the axillary lymph nodes (the lymph nodes under the arm) 
OR 
the tumor measures 2 centimeters or smaller and has spread to the axillary lymph nodes 
OR 
the tumor is larger than 2 but no larger than 5 centimeters and has not spread to the axillary lymph nodes.
Stage IIBThe tumor is larger than 2 but no larger than 5 centimeters and has spread to the axillary lymph nodes 
OR 
the tumor is larger than 5 centimeters but has not spread to the axillary lymph nodes.
Stage IIIANo tumor is found in the breast. Cancer is found in axillary lymph nodes that are sticking together or to other structures, or cancer may be found in lymph nodes near the breastbone 
OR 
the tumor is any size. Cancer has spread to the axillary lymph nodes, which are sticking together or to other structures, or cancer may be found in lymph nodes near the breastbone.
Stage IIIBThe tumor may be any size and has spread to the chest wall and/or skin of the breast 
AND 
may have spread to axillary lymph nodes that are clumped together or sticking to other structures, or cancer may have spread to lymph nodes near the breastbone. 

Inflammatory breast cancer is considered at least stage IIIB.
Stage IIICThere may either be no sign of cancer in the breast or a tumor may be any size and may have spread to the chest wall and/or the skin of the breast 
AND 
the cancer has spread to lymph nodes either above or below the collarbone 
AND 
the cancer may have spread to axillary lymph nodes or to lymph nodes near the breastbone.
Stage IVThe cancer has spread — or metastasized — to other parts of the body.

Thursday, 19 April 2012


Walau sehebat mana sekalipun seseorang itu dalam hubungan percintaannya sesama manusia sama ada lelaki atau wanita tetapi cinta kepada Allah adalah yang paling utama dan paling yang paling terbaik.
Sesiapa yang menjadikan Allah sebagai cinta agungnya, amat beruntunglah hidupnya di dunia dan Akhirat. Rugilah seseorang muslim atau muslimah itu jika ia tidak menyintai Allah. Mari kita ketahui di antara keuntungan yang diperolehinya ialah:

1. Tiada kecewa

Seseorang itu tidak akan kecewa dalam percintaannya merebut cinta agung. Seandainya semua makhluk di bumi dan langit berlumba-lumba merebut cinta Allah, tidak ada siapa yang akan kecewa bahkan Maha Kuasanya dapat membalas cinta semua makhluk-makhlukNya serentak dari yang sekecil-kecilnya hinggalah yang sebesar-besarnya. Tiada siapa yang akan kecundang dan kecewa dalam perebutan mencari cinta agung.

2. Tiada saingan

Tidak akan berlaku saingan, pertarungan, permusuhan atau peperangan dalam mencari cinta Tuhan. Sebaliknya dalam perebutan mencari cinta dunia sama ada cinta manusia, biasanya akan berakhir dengan permusuhan dan akan ada yang kecewa dan menderita.

3. Mendapat ketenangan dan kebahagiaan

Mendapat cinta Tuhan akan membuahkan ketenangan, kedamaian, keamanan dan kebahagiaan yang hakiki. Jiwa lapang, hati senang dan tenang. Bahkan kesengsaraan, kesakitan atau penderitaaan di dalam usaha meraih cinta agung itu pun sudah merupakan sebahagian daripada kebahagiaan.
Kadangkala hati resah, cemas dan bimbang apakah cintanya terhadap Allah itu berbalas. Dalam keresahan cemas dan bimbang itu terubat pula dengan keyakinan bahawa Allah itu Maha Luas RahmatNya.
Maka di situ pula bertambah lagi ketenangan. Sesekali terasa diri lemah, dhaif dan lalai, tertebus pula dengan pengaduan serta bermanja-manja dengan Allah SWT yang Maha Pengasih. Bertambah pula mendalamnya rasa kehambaan.
Sebaliknya merebut cinta dunia akan menimbulkan keresahan dan tiada ketenangan di jiwa. Walaupun dunia yang dicintai itu sudah ada di tangan, namun fikiran masih kusut. Mereka yang gagal mendapat dunia yang dicintai dan diburunya itu pula sudah rarnai yang sakit jiwa dan berputus asa. Bahkan ada yang sanggup bunuh diri kerana kecewa dalam percintaan yang tidak kekal itu.

4. Dapat kawan dan perpaduan

Bersama-sama mencari cinta Allah membawa manusia berukhuwah dan berkawan. Walaupun manusia itu dari berlainan latar belakang, bangsa, pangkat, kedudukan malah jika pernah menjadi musuh sekalipun, namun di dalam perjuangan merebut cinta Allah, secara automatik setiap hati manusia itu akan terikat satu sama lain.
Kerana masing-masing sedang dalam perlumbaan mencari cinta yang satu iaitu cinta yang hakiki. Sebaliknya pertarungan dalam merebut cinta dunia akan mengakibatkan ukhuwah dan persahabatan makin jauh dan terbarai. Akhirnya akan membawa kepada pecah belah dan permusuhan.

5. Menghilangkan mazmumah

Mencari cinta Allah dapat membantu menghilangkan mazmumah. Mazmumah adalah sifatsifat keji yang terdapat dalam diri manusia seperti hasad, dengki, sombong, ego, tamak, gila dunia dan lain-lain. Mazmumah dapat merosakkan segala kebahagiaan dan ketenangan di dalam jiwa seseorang insan.
Perlumbaan mencari cinta Tuhan adalah salah satu proses paling berkesan dalam usaha seseorang manusia meruntuhkan mazmumah di dalam jiwa. Sebaliknya, merebut cinta dunia akan menebalkan mazmumah. Hasad dengki pasti akan berlaku dan ia bagaikan siraman baja yang menyuburkan lagi pohon mazmumah dalam diri manusia.

6. Disenangi oleh orang

Mengejar cinta Allah ia akan berada di dalam senang dan tenang. Tiada siapa yang akan rasa tercabar atau tergugat dalam pertarungan merebut cinta Allah. Orang yang berusaha merebut cinta agung akan disenangi semua makhluk.
Manusia senang dan sayang padanya dan para malikat juga turut mendoakannya kerana makin ramai yang merebut mencintai Allah, semakin mendorong kepada tercetusnya keamanan dan ketenangan hidup.

7. Tidak akan kesepian atau keseorangan

Memburu cinta Allah tidak akan keseorangan dan kesepian. Biarpun tiada kawan bersama, kita tidak akan rasa kesunyian dan ketakutan kerana Allah yang menjadi cinta agung sentiasa ada bersama. Allah bukan sekadar boleh memerhati, bahkan boleh menjaga dan melindungi kita. Malah di waktu kita tidur, di kala kekasih yang paling hampir dan paling kita cintai pun tidak mampu untuk menjaga kita. Allah boleh menjaga dan mengawal kita kerana Dia tidak tidur.
Meletakkan cinta dan harap pada Allah akan membuatkan hati sentiasa rasa tenang dan selamat kerana kita tahu bahawa kita berada di dalam kawalan dan penjagaan satu Zat yang Maha Agung lagi Berkuasa. Sebaliknya, manusia yang menyandarkan diri kepada cinta selain Allah, belum tentu makhluk yang dicintainya itu dapat mendampinginya sepanjang masa lebih-lebih lagi menjadi pelindungnya setiap masa.

8. Jalannya luas dan selamat.

Mengejar cinta Allah jalannya luas, lapang, selamat dan menyelamatkan, manakala mengejar cinta dunia jalannya sempit, himpit-menghimpit serta memudaratkan. Begitulah beruntungnya sesiapa yang menjadikan Allah sebagai cinta agungnya dan malang sekali bagi sesiapa yang memburu cinta selain Allah.
Masa berjalan begitu laju. Tidak pernah berhenti walau sedetik. Ertinya begitu laju umur kita meningkat, setiap detik umur kita meninggalkan kita. Setiap detik umur kita berkurang. Tetapi hakikat ini jarang kita rasai. Setiap detik, kita makin jauh meninggalkan dunia dan setiap detik jugalah kita makin dekat menghampiri Akhirat.
Kalaulah kita cintakan dunia, maka apa yang kita cintai itu makin hari makin jauh terpisah dari kita. Sedangkan Allah yang tidak pernah kita cintai makin dekat dengan kita. Alangkah malang dan terseksanya jiwa terpaksa meninggalkan apa yang kita suka dan cintai.
Bertambah malang dan terseksa lagi apabila kita akan berhadapan dengan Allah yang tidak pernah kita cintai sepanjang hayat kita. Ertinya kita pergi ke Akhirat, mengadap Allah tanpa membawa apa-apa. Yang kita cinta hendak ditinggalkan, manakala yang tidak kita cinta, akan berhadapan dengan kita. Maka kita akan berhadapan dengan dua kali penderitaan, iaitu meninggalkan yang kita cinta, hendak bertemu Allah yang tidak kita cinta.
Roda umur kita makin laju ke hadapan. Dunia yang kita cinta makin jauh kita tinggalkan sedangkan Allah yang sepatutnya kita cinta masih jauh dari kita. Aduh, malang sekali nasib kita di sana, negara yang kekal abadi. Kenapa Allah perlu dijadikan cinta agung? Setiap makhluk perlu menjadikan Allah sebagai cinta agungnya kerana terialu banyak nikmat dan kasih sayang yang Allah limpahkan kepada makhlukNya.
Oleh kerana begitu besar dan agungnya Allah dalam hidup kita maka dalam kita berbuat apa sahaja, biarlah bersama Allah. Sertakan Allah di dalam kehidupan kita dengan membuat apa sahaja hanya kerana Allah dengan melakukan apa yang disuruhnya dan meninggalkan apa yang dilarangnya.
Alangkah indah dan bertuahnya sekiranya kita di dalam golongan hamba yang dikasihi dan disayangi olehnya :)
Sumber : DiariHati

Sunday, 15 April 2012


 
Gambaran wanita beriman dan bertaqwa

•Wanita yang sentiasa beriman dan taat,pasti akan mengikut perintah Allah dan RasulNya serta meninggalkan perkara yang dilarang dalam Islam.
•Berbeza dengan orang yang tidak beriman,mereka amat ingkar perintah Allah dan Rasulullah S.A.W.
•Pendek kata,ada sahaja alasan untuk menolak ketetapan Allah
•Maka,renungi ayat berikut :
“Orang-orang munafik lelaki dan perempuan sebahagian dengan sebahagian yang lain adalah sama,mereka menyuruh membuat yang mungkar dan melarang berbuat yang makruf dan mereka mengenggamkan tangannya(kikir).Mereka telah lupa kepada Allah,maka Allah melupakan mereka.Sesungguhnya orang-orang munafik itu adalah orang-orang yang fasiq”
Mengelakkan gangguan orang yang berhati jahat
•Andainya seorang lelaki dihidangkan dengan satu “show” yang menayangkan wanita dalam keadaan amat seksi,sudah tentu nafsu syahwat si lelaki akan terangsang sekaligus mencetuskan satu niat jahat untuk “mendapatkan” wanita itu atau wanita lain seumpamanya bagi tujuan memuaskan nafsunya.
•Tapi berbeza pula jika diperlihatkan wanita solehah yang sentiasa menjaga adab muslimah iaitu lengkap berjilbab.
•Pasti sejuk mata memandang dan terdetik rasa keinsafan (malu) dalam diri si lelaki.Begitulah hakikatnya peranan jilbab mampu mencegah hati-hati manusia yang berniat jahat.
•Dalam ayat lain,Allah menyatakan perihal sama tetapi memberi focus keoada suara wanita :
“Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga keinginan orang yang ada perasaan dalam hatinya (berhatijahat)
Membezakan wanita itu muslim atau BUKAN muslim
•Berdasarkan tafsir Ibn Katsir,jilbab membezakan di antara wanita hamba dengan wanita yang merdeka dimana orang yang merdeka wajib bertudung.
•Manakala dalam tafsiran yang lain,dinyatakan bahawa pemakaian tudung dan penutupan aurat melambangkan dia adalah wanita yang bertamadun kerana tahu menjaga kehormatannya.
•Wanita Muslimah adalah wanita yang bertamadun.
Tudung mampu menghalang penyakit kulit
•Menurut kajian saintifik terkini membuktikan bahawa kulit wanita lebih sensitive berbanding kulit lelaki.
•Maka,kulit wanita memerlukan system penjagaan yang lebih rapi dan baik berbanding kulit lelaki
•Persekitaran kita kini begitu bahaya kerana terdedah kepada pelbagai jenis pencemaran.
•Contohnya,udara kita dipenuhi dengan pelbagai jenis asap dan debu ( dangerous particles) ditambah pula dengan pencemaran cahaya serta radioaktif.
•Pencemaran cahaya berpunca dari penipisan lapisan ozon (light filteration) yang semakin ketara,lalu sinar matahari yang berbahaya mudah terlepas ke permukaan bumi mengakibatkan gagal ditapis oleh ozon.
•Maka,alternative terbaik untuk mengawal semua jenis pencemaran ini tentunya berpakaian baik iaitu mampu menutupi semua bahagian badan yang sensitive.
•Ia sekaligus menunjukkan hikmah wanita diwajibkan memakai jilbab.
•Ia sungguh relevan pada hari ini yang begitu berbahaya kepada organ kulit kita,terutama wanita yang lebih jauh sensitive terhadap kesan pencemaran tersebut.
•Tanpa perlu berbelanja mahal untuk bahan-bahan kimia penjagaan kulit yang belum tentu terjamin kebaikannya dan mungkin ada kesan jangka panjang,maka pakailah pakaian yang menutup aurat.
•Ia lebih selamat dan dijamin oleh Allah sejak dahulu lagi.